Rabu, 17 Agustus 2016

Tips and Tricks for PATI


After a week, I’ve been following PATI ( pelatihan aplikasi teknologi informasi ) wich is an obligatory training and it’s followed by all of UMM students. This training is one of a requirement for student graduate. There are a lot of advantages that I’ve got from PATI. In this training you will get some assignment, therefore I will tell you some tips and tricks to join this training well.


1.       Come on time.
2.       Give an attention while the trainer give you the lesson.
3.       Don’t disturb.
4.       Before you get a lesson from your trainer, I’m totally recommend you to read the sylabus and read a PATI guidebook. It will help you to more understand what the trainer are saying.
5.       Do your assignment before deadline.
6.       Ask to your trainer if you don’t understand about the lesson.

These all the tips for PATI, I hope these tips will help you and get the benefit after read it. Good luck for your PATI!

Technology development in Pontianak


Pontianak is the center of town in West Borneo. Pontianakr has a planty of activity all day. There are a lot of people active in economics, education, and transportation as well. Pontianak takes advantageof the technology even the majority of people still sensitive to use the technology. In case of using walkie talkie that allows a person to talk to other in a different place.

In economics, IT development is more pronounce with the internet,themethode of buying/selling is more efficience, it called e-commerce. There are many netpreneurship selling cloth,shoes,sandals,watches,souvenir bali, etc. through the internet they expanding the market with more benefits, it’s not only rely to customer, it also can reducemarketing costs. Conventional media is more expensive than via theinternet. Therefore, the netpreneur indirectly helped to intoduce Pontianak  culture in particular to the world.
In order to maintain security and relize the international standar security system, the policeand government has put a lot of surveillance camera/CCTV at several roads and other places wich are so much crime there. Thus the rapid development in Pontianak.
Educational institutions are also required to be able to create IT literate students.the most development technology that used by society is a media social such as : facebook,twitter,instagram,path, and many more. In media they can communicate easily and quickly. Meet a new friend, even old friend who have been so long they encounter.
As a trend shall be followed, people in all walks of life are almost use social media, including in Pontianak. Technology developments are now experiencing a shift in value. The technology used to the worker, but now it’s to be a lifestyle. Hopefully, by the advantagement of this technology community don’t leave the customs and traditions is a heritage that must be preserved.

Kebudayaan dan Ciri Khas Pontianak

 Kebudayaan Pontianak
Sebagai kota yang terbuka dengan kota-kota lain serta merupakan pusat kegiatan pemerintahan, swasta, dan sosial budaya sehigga kota ini menjadi tempat pendatang dibandingkan dengan kabupaten lainnya sehingga lebih hetrogen hampir sebagian besat suku bangsa yang ada di Indonesia terwakili menjadi warga masyarakat kota ini. suku-suku bangsa yang ada di kota Pontianak seperti suku bangsa Dayak, suku Batak, suku Jawa, suku bugis, suku melayu, suku Tionghoa, dan lain-lain.

Event/Budaya
Event/Peristiwa untuk menarik warga manca negara lain di Pontianak biasa diadakan dalam 2 tahun sekali, awal event dimulai pada tahun 1991 dan tahun 1993, tahun 1995 dan seterusnya.

EVENT TAHUNAN
_________________________________________________________________________________
GAWAI DAYAK
Deselenggarakan setiap tahun pada tanggal 20 Mei sampai dengan tanggal 25 Mei di Rumah Adat, Namanya Rumah Panjang jalan Sutoyo Pontianak,event ini diselenggarakan untuk menumbuhkan budaya suku Dayak yang masih berkembang seperti budaya seni, budaya sosial sebagai Penduduk asli Kalimatan Barat.

PERISTIWA BUDAYA
Yang setiap tahun diadakan di Kota Pontianak beriring dengen Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Pontianak jatuh pada tanggal 23 Oktober kemudian Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Kalimanan Barat.
Pada acara/event in ditampilkan tari-tarian permainan rakyat, kerajinan rakyat yang di Kalimantan Barat. Event-event tersebut merupakan rangkaian peristiwa yang menjadi daya tarik wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara untuk berkunjung ke Kota Pontianak.

Naik Dango
Naik Dango merupakan acara adat yang diselenggarakan oleh masyarakat etnis Dayak yang biasa diselenggarkan pada Rumah Betang di Jalan Letjen Sutoyo Pontianak.

Meriam Karbit/Keriang Bandong

Festival Meriam Karbit biasanya diselenggarakan pada bulan Puasa (Ramadhan) menjelang Hari Raya Lebaran (Idul Fitri) dimana masyarakat yang berada di sisi Sungai Kapuas yang saling berhadapan dan membunyikan meriam karbit kemudian dilanjutkan dengan festival keriang bandong. Perayaan ini diselenggarakan oleh masyarakat dengan memasang lampu minyak tanah dengan asesoriesnya sehingga kelihatan menarik. 

Cap Go Meh/Barongsai
Cap Go Meh adalah perayaan yang diselenggarakan oleh masyarakat etnis China (Tionghoa) dengan menampilkan barongsai/naga. Penyelenggaraan jatuh pada 15 hari setelah Tahun Baru masyarakt China (Tionghoa).

Festival Kue Tradisional 
Festival ini diselenggarakan pada bulan juni pada setiap bulan dengan menampilkan kue-kue tradisional masyarakat Kalimantan Barat umumnya dan Khususnya Pontianak.